Sedikit refreshing untuk mengisi sedikit kekosongan dalam tulisan (belum menemukan topik),akhirnya kali ini saya memposting tentang pekerjaan saya:-).
Saya saat ini bekerja di perusahaan kayu di Kalimantan,dan tugas saya sehari-hari adalah sebagai “skiller”,dalam bahasa kantorannya adalah Management Log’s.Tetapi tugas saya bukan dikantor,melainkan dilapangan dihutan.
Pagi tadi saya ada laporan kalau ada kayu yang ditebang dengan ukuran diluar normal.Karena penasaran,akhirnya sambil membawa hp untuk membuktikan seberapa besar kayu yang telah ditebang itu.Dan…wow…?!!,ini adalah kayu terbesar yang pernah aku lihat dan aku foto!:-)
Sebagai kenang-kenangan karena telah memecahkan rekor diameter kayu sebelumnya yang “hanya” 108 cm,kayu kali ini memiliki diameter rata-rata 159 cm!.
Sebenarnya mungkin masih ada kayu dari jenis lain yang serupa atau lebih besar,tapi tidak dengan kayu yang ditebang ini, berkualitas “super” yang dikenal dengan nama kayu Bengkirai dan termasuk kategori kayu export.
Dengan panjang 4,30 meter dan diameter 1,59 meter,kayu ini terlihat sangat besar.Apalagi saat saya meminta asisten juru ukur untuk berdiri didepan kayu:-),terlihat bahwa lebih besar kayunya daripada orangnya,he.he.he:-D.
Dengan harga kayu yang saat ini seperti harga emas,tidak memungkiri jika kayu yang saya foto ini nantinya akan senilai dengan harga sebuah mobil!.
Untuk satu buah kayu seperti ini volumenya sekitar 8 kubik-an.Bayangkan jika satu buah kayu sebesar ini digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rumah.Kira-kira…sebesar apa rumah yang mau dibangun ya..???.
DIarsipkan di bawah: Blogger Mobile, Jurnal, Tahukah anda? | Ditandai: 95, Cerita, Jurnal, Kayu Kalimantan Terbesar
























Pantesan banyak yg suka makan kayu
wah.. ini orang yang kecil atau kayu yang besar ya..fotonya kecil banget..!
Wah, kayaknya sih yang di foto manusia liliput nih… heu heu
@ Mantzea + Prim + bocah kurang : He.he.he:-D,memang…tinggi temanku itu cuma 157 cm.Tapi baby face khan…??,wong umurnya dah 29 thn lho!:-o
Wedew. Menakutkan begitu. Kalo kejatuhan bisa ‘penyet’ kita.
Assalamu’alaikum……….memang benar kalo sudah rindu ya harus bisa ngakalinnya……………
reopen Mas, mampir lagi ke gubug ya………..
nilainya memang mahal, tapi sayang berapa puluh bahkan ratusan tahun lagi baru bisa kita dapatkan kayu sebesar itu…
Hutan kita akan habis…
Itu para maling kayu dan bosnya tangkepin sj, nyusahin orang sj
@ Mas Ikhsan : Bener tho kata saya??.InsyaAllah pasti berkunjung;-)
@ bocah kureng : ini bukan ilegalloging lho:-o..tp milik perusahaan.
@ Stenleymandagi : Sayang memang…soalnya sudah masuk kategori kayu induk.Tapi bibit-bibit yang baru jauh lebih banyak dari yang ditebang.Mungkin ratusan tahun lagi baru bisa sebesar itu.
Wadowwww…….weleh..weleh..weleh (diam terheran2) bingung mw ngomong apa?? kira2 po’onnya angker ga ya??? yg bediri dpn kayu penunggunya bukan?? hehe….. afwan, boleh ikut nimbrung yah? salam knl
kayaknya bagus deh mas buat tiang depan rumah….
*sambil ngebayangin rumahnya segede apa….?
Pembalakan liar udah gak heran ya mas di kalimantan..
Mirisnya justru ada oknum aparat yang jadi bekingnya..hhhhhh narik nafas paaaaanjaaaaangg