Selamat Datang Lebaran…

Tinggal mengitung hari lagi Lebaran akan tiba,bagi semua umat muslim mungkin inilah hari yang paling dinanti untuk datang.Setelah selama sebulan penuh kita puasa,maka Idul Fitri adalah puncak dari seluruh hari yang telah kita lewati.
Idul Fitri yang lebih banyak disebut dengan Lebaran,adalah hari yang mempunyai banyak makna yang terkandung didalamnya,yaitu Hari Kemenangan bagi seluruh umat Islam yang merayakannya,kemenangan setelah kita berpuasa sebulan penuh untuk mengekang hawa nafsu dan juga menahan rasa lapar seperti yang juga dirasakan oleh kaum fakir dan miskin.
Satu lagi budaya yang menyertai Lebaran adalah budaya mudik,budaya khas yang hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia yaitu kembali kekampung halaman untuk “sungkem” kepada orang tua dan keluarga.Berbagai persiapan tentu dilakukan untuk mudik kekampung halaman seperti biaya,waktu dan transportasi yang harus dipersiapkan.Momen ini tentunya tercatat sebagai salah satu traffic tertinggi perjalanan manusia untuk kembali ketanah kelahirannya.Tak ayal…dipastikan setiap menjelang Lebaran,traffic lalu lintas dan transportasi melonjak beberapa kali lipat,dan bahkan hal ini terus meningkat setiap tahun.
Memasuki lebaran,secara tidak langsung juga mempengaruhi sektor ekonomi yaitu naiknya harga-harga kebutuhan pokok,sandang dan juga transportasi.Harga kebutuhan ini dipastikan meningkat seiring dekatnya hari menjelang lebaran.Bahkan bagi pemudik yang ingin menggunakan transportasi udara,darat dan laut harus memesang tiket lebih awal agar dapat pulang.Hal ini juga dimanfaatkan oleh para calo untuk mengeruk keuntungan yang besar pada moment ini.Praktik ini tidak dapat dihindari karena tiket yang tersedia dengan jumlah pembeli lebih sedikit,dan pastinya bagi yang kehabisan tiket maka mau tidak mau mereka harus membeli tiket dari calo.Suatu kejadian yang ironis,karena disaat pemerintah membudayakan gerakan anti calo tetapi kurang diimbangi dengan ketersediaan alat dan fasilitas yang memadai,ditambah lagi adanya oknum-oknum yang memanfaatkan momen ini yang juga untuk mencari keuntungan.
Untuk mengantisipasi hal ini,tentunya kita juga harus mempersiapkan secara dini dan matang,agar kita tetap dapat merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.
Secara pribadi,saya adalah orang yang kurang beruntung karena tidak dapat merayakan Lebaran bersama keluarga dirumah.Saat ini saya berada jauh dari keluarga,karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskan saya berlebaran ditempat saya bekerja.Sedih memang..karena ini adalah tahun keempat saya berlebaran di Kalimantan,sedangkan orang tua saya berada di Surabaya dan anak istri berada di Kediri.Tetapi suatu kewajiban bagi saya untuk merayakan lebaran walaupun saya tidak bisa “sungkem” langsung kepada orang-orang yang saya cintai dan sayangi,yaitu “sungkem” jarak jauh melalui telepon.Bagi anda yang mungkin kebetulan bernasib sama dengan saya,mungkin menggunakan cara ini atau juga memiliki cara yang lainnya.

Bagi yang tidak dapat merayakan Lebaran bersama keluarga dirumah,dapat mengikuti tips-tips saya berikut ini :

1. Bagi yang baru pertama kali tidak dapat merayakan Lebaran,persiapkan mental anda.Yaitu secara ikhlas menerima situasi dan kondisi saat ini yang menyebabkan anda tidak dapat merayakan Lebaran.
2. Hubungi keluarga,sanak dan saudara anda.Hal ini penting agar mereka tahu kalau anda tidak dapat mudik karena alasan tertentu.
3. Persiapkan pulsa telepon anda agar pada saat Lebaran anda dapat menelpon keluarga agar tidak putus ditengah telpon.
4. Ajak orang-orang disekitar anda yang juga tidak dapat merayakan Lebaran untuk ber-Lebaran bersama,sehingga anda tetap dapat merayakan Lebaran dengan cara yang berbeda.

Semoga tulisan saya ini bermanfaat bagi anda.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: