Akhirnya Aku Sampai Di Rumah..




Foto Anak dan Istri Tercinta

Originally uploaded by gustidana25

Bis yang aku tumpangi semakin mendekati kota Kediri.Aku lihat jam di layar HP-ku menunjukkan 18.39 ketika melewati pabrik rokok terbesar di Kediri.Sebentar lagi aku sampai dirumah,dan hatiku semakin berdebar-debar…

Akhirnya bis yang kutumpangi sampai juga ditempat yang kutuju.Sesaat sebelum bis melaju semakin kencang,aku memberi isyarat ke kondektur..
“Berheti di Kolak pak…”,kataku kepada kondektur bis
“Kolak mana..?”,jawabnya
“Dipertigaan Kolak yang dekat kolam pemancingan..”,jawabku lagi.
“Kolak yang itu ya…yang bisa dimakan??”,jawabnya lagi sambil bercanda.
“Ya nggak tho pak…”,sahutku setengah bercanda plus setengah-setengah jengkel.
Yang paling menjengkelkan sebenarnya justru diriku sendiri.Masak setelah menikah 1 tahun lebih aku masih sering “kesasar”(tersesat,red) ketika pulang ke Kediri.Maklum..aku belum sempat mengenal benar kota kelahiran istriku ini karena aku hanya tinggal selama 5 hari saja setelah kami menikah kemudian kami pindah ke Jombang dan nge-kos ditempat yang dekat dengan pabrik tempat istriku bekerja (dulu).

Tak lama kemudian bis akhirnya menepi juga,dan aku segera turun agar jantungku tidak meledak karena berdebar terlalu kencang.Setelah turun dari bis,aku bergegas mencari tempat duduk untuk mendinginkan pantatku yang panas karena kebanyakan duduk tadi.

Sambil menenangkan diri aku mengambil dan menyulut sebatang rokok,kemudian aku berniat menelpon istriku untuk minta dijemput.Sebelum aku menelpon,aku baru sadar kalau aku turun ditempat yang salah lagi.”Sial..bodoh..pelupa..”,ungkapku dan berbagai macam kata dalam hati,karena untuk beberapa kali lagi aku salah turun tempat.Memang tidak seberapa jauh sich..,cuma aku kasihan sama keponakan istriku yang nanti akan menjemputku karena harus mencariku lagi.

Aku lihat lagi jam dilayar HP-ku,ternyata masih belum sampai jam 7 malam.Tidak berapa lama kemudian setelah aku menelpon istriku,akhirnya orang yang kutunggu datang menjemputku.Sambil bercerita dalam perjalanan,akhirny debar dijantungku semakin memelan seiring laju sepeda motor yg tidak terlalu kencang,dan akhirnya berdetak normal kembali ketika kulihat bahwa rumah yang kutuju sudah nampak didepan mata.

Sebelum memasuki pekarangan,aku menyuruh keponakan istriku untuk mematikan mesin sebelum memasuki pekarangan.Maksudku agar aku bisa memberi sedikit kejutan pada istriku.Dan inilah saatnya…
“Assalamuallaikum…”,ucapku sambil mengetuk pintu.
“Wa’allaikumsalam…”,sahut seisi rumah yg kebetulan atau entah sudah diberitahu istriku.
“Maa…ini Pa2 pulang…”,jawabku lagi setelah melihat istriku yang sedang menggendong anakku sambil tersenyum (lebar sekali:-)).
Aku kemudian menghampiri mertuaku untuk sungkem dan baru kemudian istriku yg menghampiriku untuk sungkem.Tak sadar kalau yg digendong istriku adalah anakku sendiri,aku langsung mencium putriku itu tanpa dikomando lagi,dan tentu saja pasti menangis karena aku tidak berhenti-henti mencium pipinya yg merah,he.he.he:-D.Saudara-saudara istriku yg kebetulan ngumpul disitu juga memberi salam,dan akhirnya penantianku selama ini tuntas sudah.Malam itu adalah malam yg paling indah di tahun ini aku rasa.Semua rasa capek,letih dan penat karena menempuh 2 hari perjalanan dan 2 hari itu pula aku tidak mandi,he.he.he!.:-D
Dan malam itu menjadi malam panjang yg penuh dengan canda dan tawa dikeluargaku.

*Entah aku akan melanjutkan cerita ini atau tidak.Sebenarnya aku juga ingin menulis lagi,tapi ceritanya masih puuaanjaannggg…..;-)

12 Tanggapan

  1. Seperti malam pertama lagi ya?
    O ya ngomong2 mana foto istri dan anaknya dan juga mertua?

  2. Sebenernya pengen ngasih foto,tp berhubung ukuran filenya terlalu besar makanya gk jadi saya tempel foto.Biasanya sich sebelum foto,setting saya atur agar berukuran VGA,tapi kemarin pake HP N73 istri,makanya lupa nyetel setting fotonya agar berukuran VGA,eh..malah 3MPx.Takut waktu upload gk bisa karena waktu upload habis.Tp entar saya coba dech..;-)

  3. lucu ame ibunya terus nih
    http://www.asephd.co.cc

  4. ratusan kilo, bahkan ribuan, jutaan, seolah ga ada artinya ya mas, pada saat kita tau ada orang-orang yang kita cintai, dan jelas memberikan sepenuh cintanya untuk kita, ada disana, di ujung perjalanan.

    salam.

  5. 4 tahun nggak balik-balik. terbayang bulan madunya. pasti kagak sempet nengok tetangga. terusssssss aja. ha ha ha. Selamat mudik bos ya…oleh2 mudiknya jangan lupa.

  6. Ya nggak tho pakde…,mana sempet mikirin gitu:$.
    Saya bukannya gk pulang selama 4 tahun,tapi 4x Lebaran gak pulang.Tiap tahun pulang 2-3x kok;-)

  7. Alhamdulillah…
    Penantianitu tertuntaskan sudah…
    Selamat datang di tempat tercinta saudaraku…
    Begitu bahagianya bisa berkumpul bersama keluarga…
    Semoga selalu sukses ya…🙂

  8. salam kenal aja mas makasih udah mampir…

  9. @ Unting : Salam kenal balik;-)

    @ Agung : Makasih mas..;-).Kapan yah bisa mampir ke Mojosari…,kota Malang khan??

  10. kalo posting pake foto… dikompress dulu pake ACDsee atau Irfanview — saya biasa begitu jadi pas bisa posting d blog…

    kediri🙂 wah beberapa temen saya tinggal di sana.. bahkan dulu (hampir 6 tahun) hampir tiap minggu lewat kediri …:mrgreen:

    salam aja dari malang🙂

    Gusti Dana : Waduh Mas…saya ini 100% blogging dari hp,jadi kayaknya gk bisa dipraktekkan.HP khan kemampuannya terbatas?

  11. Itulah berkah dari kesabaran juga tawakal.
    Salam kenal dari cah kediri tulen.

  12. Salam Kenal juga;-).Jadi malu aq…:$

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: