IBSN : Menulis Dengan Hati

Entah mengapa timbul ide untuk membuat judul diatas.Mungkin karena selama perjalanan BlogWalking saya keberbagai blog,saya menemukan beberapa artikel yang kelihatan sekali dari hasil copy & paste.Entah darimana sumbernya,yang jelas..dalam pengamatan saya,pemilik blog mempunyai suatu tujuan dan maksud tertentu.

Yang tentu saja kebanyakan pemilik blog atau situs itu mempunyai tujuan untuk tujuan komersial,dan jalan satu-satunya untuk mendapatkan penghasilan dari nge-blog haruslah mempunyai syarat yang mutlak harus dipenuhi,yaitu “trafik” dengan jumlah pengunjung blog yang luar biasa.

Soal copy & paste artikel,tentu saja dari blog atau situs yang berbahasa asing dan kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Ada keuntungan yang didapat dengan membuat artikel seperti ini.Yang pertama yaitu instan dan praktis serta mempersingkat waktu.Sedang keuntungan yang lain yaitu jumlah trafik yang meningkat apabila artikel yang di copy & paste menarik untuk dibaca.Terlebih lagi jika artikel tersebut didaftarkan kesitus direktori seperti Lintas Berita,Info Gue dan lain sebagainya.

Sedang kerugian yang didapat dari hasil Copy & Paste ini apabila menyalin dari artikel yang berbahasa asli Indonesia,maka bisa-bisa blog tersebut bisa dianggap sebagai “Blog Scam”,yang tentu saja akan diblokir oleh situs pencari.

Sahabat Blogger..perlukah kita melakukan hal itu hanya untuk menarik perhatian agar blog kita mendapat trafik pengunjung yang banyak..??.

Sebagai Blogger yang berbudaya timur,tentu saja untuk menulis suatu artikel yang baik dan enak dibaca,kita mempunyai Kode Etik Blogger yang sekiranya patut kita terapkan dalam blog kita.

Seperti pepatah..,”Masih banyak jalan lain menuju ke Roma”,begitu juga untuk menulis artikel yang menarik dan bermanfaat untuk pembacanya.

Saya pun tidak memungkiri,karena saya sendiri pernah melakukan hal itu.Tetapi akan lebih sopan dan baik apabila kita meminta ijin terlebih dahulu kepada penulis artikel aslinya beserta sumber rujukan asal artikel itu.

Mohon maaf apabila tulisan ini tidak berkenan dihati anda,dan bukan pula maksud saya untuk menyinggung sebagian Blogger yang membaca tulisan saya ini.:-)

Sahabat Blogger…apakah sebenarnya tujuan kita ngeBlog??.Tentu saja bermacam-macam jawaban yang berbeda akan saya dapat.Namun apabila anda menginginkan suatu kepuasan batin (seperti saya),maka kita tidak perlu repot-repot untuk meng-copy & paste artikel lain.

Pernahkah anda mendapat kepuasan batin dalam menulis??.

Jika belum pernah..,cobalah untuk menulis dengan hati,karena saya yakin tulisan itu adalah tulisan yang baik dan berkualitas.Menulis dengan hati merupakan artikel yang tidak akan kehabisan topik untuk anda tulis dan saya yakin artikel itu akan menjadi lain daripada yang lain,dan kemudian akan menjadi ciri khas artikel dari blog anda.

Nah Sahabat Blogger….bagaimana dengan anda??:-)

14 Tanggapan

  1. bang………………
    aku suka postingan yang tegas namun bikin kita semakin memahami dan itu emang abang banget
    Oya bang……jika abang sudah membaca postinganku apakah ada yang merupakan copyan ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,katakan OK
    salam hangat selalu

    Gusti Dana : Gak ada koq…selama saya mengunjungi berbagai blog sahabat:-)

  2. Terima Kasih atas tulisan ini, memang seperti judul tulisan inilah seharusnya Blogger menulis.

    Soal copypaste, saya nggak punya cara untuk itu, maklum cuma dari ponsel, fasilitas salin tempel diponsel mungkin bisa digunakan, tapi saya belum coba.

    Kalau terinspirasi suatu tulisan, itu pasti, dan itu pula yang membuat saya belajar ngeblog.

    Di blog saya apa ada tulisan terindikasi copypaste atau tidak ya?

    Terima Kasih.

    Gusti Dana : Trima kasih udah mampir:-).Sesama Blogger Mobile memang agak sulit meng-copy paste artikel.Kecuali kalau tangan-nya kuat nyalin dikertas,he.he.he!

  3. Copy Paste….
    aQ pernah sih…..
    Tapi ga’ enak bgt rasanya kalo postingin artikel Copy Paste…..

  4. Melihat dengan mata hati dan tulislah…
    Semoga berhasil menulis dengan hati.

    Selamat Tahun Baru 1430 Hijriah
    Selamat Tahun Baru 2009

    Gusti Dana : Terima kasih udah mampir:-).”Happy New Year to All”..^_^

  5. menulis dg hati yg bagus juga perlu momentum hati yg bagus pula. artikel yg bagus ini. txs 4 sharing.. ^_^

  6. bang…………..semakin bersemangat ya
    salam hangat selalu

  7. tapi detik.com aja gk marah tuh dikopi paste,

    Gusti Dana: Terimakasih atas komentarnya:-)

  8. wah makasih ya udah link🙂
    udah Evy link balik juga di blogroll.

    btw, Evy juga pernah nulis tentang tema sejenis, judulnya “Ketulusan Kata”…bisa dibaca di http://blog.evytaar.com

    Mudah2an setiap kita menulis di blog, bisa memberi manfaat bagi yang membaca, jadinya pahala mengalir terus-menerus alias amal jariyah. Amin

    Gusti Dana : Makasih udah mampir mbak Evy…^_^.InsyaAllah saya akan mampir..

  9. halo mas gusti dana, sy hanya ingin konfirmasi.
    seandainya mau lebih di maknai, dan mau dg sabar membaca seluruh kerangka artikel Monolog: When beginning to ending, akan terlihat perbedaannya, alurnya dan apa substansi yg ingin saya sampaikan, dan yg punya kemampuan kalimat pada paragraf 1 & 2 seperti itu hanya Allah (kecuali ada yg kurang yakin), saya juga yakin sahabat cantigi lebih bijaksana dan mengerti. dan keinginan mas gusti dana itu sudah saya tegaskan pada comment reply mas Ibnu. dan hanya kata ini yg menggunakan hurup kapital: Aku, Ku, Rabb, Dia, Insya Allah. semua mengacu pada Allah, bahkan jarak paragraf 1 & 2 dari paragraf lainnya pun terpisah cukup jauh. semuanya punya makna, silakan diperhatikan lagi. kalau sahabat semua yakin bahwa pemilik kalimat maha pasti dan menjanjikan itu hanya Allah. artinya kita satu persepsi bukan? makasih.. ^_^

    Gusti Dana : Terimakasih konfirmasinya Mas Deni…saya sudah membacanya dari awal dan saya ngerti maksud sampeyan.Cumaa…rasanya koq ganjil aja.Bahasa Allah dicampur dengan bahasa manusia.Saya cuma takut..ada pembaca yg salah arti.Saya memberi masukan karena saya membacanya dari awal.Jangan salah tangkap maksud saya ya..^_^

  10. mas gusti, saya hanya ingin syiar. mungkin sedikit berbeda dg yg lain. saya menggunakan diksi dalam monolog saya. saya juga ingin menonjolkan bahwa paragraf 1 & 2 itu hanya Allah yg punya segala kekuasaan sekaligus menjanjikannya sebagai latar introduksi artikel saya. jika orang lain menggunakan ayat suci, firman Tuhan, yg di copy paste dari Al Quran dan Al Hadist, saya menggunakan bahasa sastra versi saya sendiri, asli, sesuai dg yg mas gusti anjurkan di artikel ini. semoga engga ada bedanya. saya juga engga bisa memaksakan kerangka berpikir orang lain harus sama dg saya dalam 1 persepsi. tapi saya yakin, semua sahabat akan segera mengerti dg apa yg ingin saya sampaikan, Insya Allah tujuan kita untuk kebaikan sesama muslim adalah sama, hanya approaching methode kita yg berbeda. terima kasih banyak sudah mau mengingatkan saya. saya menghargai itu, demikian juga dg perbedaan persepsi siapapun yg membacanya. makasih mas gusti.. ^_^

    Gusti Dana : OK! Mas Deni^_^

  11. Stuju dengan temanya… menulis dengan hati.. hmm.. fantastic… salam kenal kembali… hehee…😀

    Sering sering maen yach ke blog… N boleh nech minta tukeran link…😉

    Gusti Dana : Salam kenal balik.InsyaAllah saya akan mampir lagi:-).Link-nya sudah saya pasang koq;-)

  12. Menulis dengan hati .. salah satu cara mencapai kepuasan batin dalam menuangkan ide dalam bentuk tulisan..

  13. Om,,
    saiia menulis dgn panjang lebar d blog saiia (g pduli bakal dpt komentar “ngantuk bc nya!!”),,
    itu krn terinspirasi dari tulisannya Om di blog ini..

    menulis itu harus dengan hati,,😀

    thx ya, Om da mw mampir ke blog saiia..!😀

  14. sahabat……
    postinganmu yg ini ada dipostingan ku maaf
    salam hangat selalu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: