Antara Impian dan Dilema

Sahabat Blogger yang saya sayangi…

Mohon maaf jika akhir-akhir ini saya jarang berkunjung diblog sahabat semua.

Sebenarnya saya ingin setiap hari blogwalking seperti biasanya.Tetapi karena suatu hal…sekarang saya jarang melakukan blogwalking

Alasan pertama adalah pulsa saya yang tinggal sedikit.Bahkan ketika saya mengecek pulsa…hanya tersisa Rp.860,-:-(.Saya berharap Telkomsel berbaik hati menyambungkan GPRS ke hp saya:-(.

Memang kesulitan utama ngeblog menggunakan hp adalah pulsa yang mencukupi dan juga ketersediaan sinyal jaringan GPRS.Dan kedua faktor yang paling menentukan itu saat ini agak sulit terpenuhi karena posisi saya yang berada ditepi hutan sungai Barito Selatan Kalimantan Tengah,hampir pasti kekuatan sinyal tidak pernah sempurna,begitu juga sinyal gprs.Dan posisi geografis saya pun tidak memenuhi standard..karena dihutan tidak ada yang jualan pulsa,hehehe:-D.

Alasan yang kedua adalah saya sekarang sedang diliputi rasa bimbang…antara impian saya dan dilema atas keputusan yang saya buat nanti.

Sebenarnya ini soal pekerjaan saya.Jika mungkin banyak orang yang masih membutuhkan pekerjaan..,saat ini saya justru sebaliknya.

Saya malah ingin mengundurkan diri dari pekerjaan saya sekarang ini.Apalagi menjelang akhir kontrak yang berakhir tanggal 31 Januari besok,membuat saya berpikir keras apa saja konsekuensi dari keputusan itu.Tidak saja bagi saya saja..tetapi juga menyangkut kehidupan anak dan istri saya.

Saya akan sedikit menceritakan sisi lain dari pekerjaan saya ini,dimana..mungkin akan memberi gambaran tentang dilema yang saya hadapi.

Saat ini saya bekerja sebagai skiller kayu disebuah Camp ditepi hutan di Kalimantan Tengah dengan sistem kontrakan selama 4 bulan sekali dan juga gajiannya,jadi saya menerima gaji setelah 4,5 bulan sekali dengan nominal rata-rata 10-20 juta rupiah (tidak pasti).

Nah…ilustrasi diatas adalah gambaran pekerjaan yang cukup lumayan,tapi mengapa saya malah memikirkan untuk mengundurkan diri…??

Perlu sahabat ketahui..terdapat sisi lain dari pekerjaan yang normal dijalani oleh tiap orang tetapi tidak bagi saya.

Yahhh…saya sangat capek,baik lahir maupun batin.Kerja 7 hari seminggu tanpa libur sama sekali…(libur hanya jika saya sakit atau cuaca tak bersahabat),tanpa hiburan…,jauh dari dunia luar…(didepan ada sungai Barito sedang dibelakang ada hutan) serta yang paling menyedihkan adalah jauh dari anak dan istri.

Tercatat…saya cuti pulang ketika istri saya melahirkan serta syukuran umur 3 bulan sikecil.Sebagai ayah..tentu saja perasaan batin menjadi tertekan dan sedih.Bagaimana tidak…??,sikecil hampir tidak mengenali ayahnya sendiri dan sayapun tidak bisa melihat perkembangan sikecil menjadi dewasa yang hanya terjadi seumur hidup.Sedang berita dimana sikecil mulai bermain jari kaki atau tangannya…mulai belajar tengkurap…hingga sekarang mulai belajar duduk,saya dapat hanya melalui telepon atau foto.

Pernah suatu ketika ada seorang teman yang menanyakan mengapa anak dan istri tidak diajak kesana…??.Tidak..saya tidak mau mengambil resiko jika terjadi sesuatu pada anak dan istri saya karena sarana transportasi untuk kekota sangat minim dengan jarak tempuh sekitar 2 jam.Kamar yang saya tempati sekarang pun juga tidak layak untuk ditempati bertiga..,hanya berukuran 1,75×2 meter saja!.Untuk saya sendiri saja masih kurang nyaman dan lebar karena semua terbuat dari kayu dengan ketinggian 3 meter diatas tanah.Apalagi jika ditempati bertiga dengan seorang yang masih bayi.Tidak…biar cukup saya saja yang merasakan hal ini,jangan anak dan istri saya.

Ditambah lagi cuti setelah gajian yang hanya 7-10 hari saja..,tidak cukup untuk mengenalkan seorang ayah kepada anaknya.Apalagi sikecil tidak mau saya gendong…,hati ini terasa menangis.

Salahkah jika saya memikirkan untuk mengundurkan diri…??,dan mempunyai impian sederhana untuk menjalani kehidupan normal,bekerja apa saja asal dekat dengan orang yang saya cintai..??.

Sungguh…saya merasa uang seperti sudah tidak ada artinya lagi jika kita tidak merasakan kebahagiaan…,atau rasanya seperti menjual kebahagiaan dengan setumpuk uang.

Sahabat…apa yang harus saya lakukan…???.

Sungguh…sebuah putusan yang sangat sulit bagi saya untuk mewujudkan sebuah impian sederhana dengan berdiri diatas seribu dilema…

30 Tanggapan

  1. Pak bener-bener dilema Pak…

    Saya bisa merasakannya dengan jelas..

    Apalagi tulisan “Seperti menjual kebahagiaan dengan setumpuk uang)

    Saya tidak setuju dengan pemikiran Anda yang sedang kalut ini Pak dengan mengatakan “Kerja apa saja asal dekat dengan orang yang dicintai” ..Ini patutnya adalah pemikiran orang seperti saya ini Pak(yang kedewasaannya belum matang). Jadi karena Anda sudah memiliki Istri dan Anak, patutnya menyiapkan betul-betl apakah sudah ada perusahaan yang siap menampung Pak Dana ketika di Jawa nanti sehingga tidak ikut membuat sedih keluarga melihat Pak Dana Pontang-panting mencari pekerjaan baru..

    But saya yakin pemikiran Bapak lebih dari ini semua, dan saya yakin ketika Bapak sudah memutuskan untuk keluar pasti sudah ada pandangan mau bekerja di mana dan tentunya itu yang bisa memberikan penghasilan yang lumayan sekaligus kebahagiaan terhadap keluarga Pak Dana..

    Salam semangat Pak dari Bocahbancar…

  2. Saya sangat prihatin dengan yang mas alami….

    Untuk saya ambil yang mana baiknya saja….

    Mana yang paling berat,perkerjaan,atau anak istri…

    Jangan cepat mengambil kesimpulan pertimbangkan segala sesuatunya dengan masak….

    Jika sudah ada keputusan,pegang keputusan itu teguh-teguh.Dan jalani tanpa harus merasa kehilangan sesuatu….

    Yang terpenting jangan kotori hati dengan semua
    persoalan itu..

    Tenangkanlah jiwa mas dari segala sesuatu yang membuat resah dan gelisah

    Caranya: Tarik nafas yang dalam dengan lembut kemudian hembuskanlah nafas itu dengan lembut pula,ulangilah tarikan nafas dan hembusan nafas itu samapai 7kali berulang-ulang dengan di sertai niat menyerahkan segala sesuatu urusan dan permasalahan hanya kepada Allah,setelah di lakukan cara itu 7kali berulang-ulang kemudian di rasakan jiwa sudah mulai tenang dan dama, lalu tahapan berikutnya adalah sadarilah bahwasannya Allah senantiasa menyertai orang2 yang tenang jiwanya dan tidak akan mengecewakannya.Tunggulah beberapa saat setelah itu,Allah akan menurunkan hidayah petunjuk_Nya untuk menyelesaikan suatu permasalah itu dan akan memudahkan jalan keluar yang terbaik untuk mas.

    Ayo mas semangat!!!! ,ini bukan mas gusti yang saya baru kenal….

    Serahkan segala sesuataunya hanya kepada_Nya,karena hanya IAlah sebaik-baik yang mengetahui dan sebaik-baik yang menolong.

    Hanya itu yang dapat saya katakan,semoga mas gusti berkenan.

    Saya selalu berdo’a semoga mas gusti di berikan jalan yang terbaik oleh Allah SWT

    Mempunyai pekerjaan yang baik,bisa berkumpul dengan istri dan buah hati tercinta.

    Tetaplah tersenyum berserta Allah yang Maha Pemurah:smile::grin::lol::mrgreen::wink:Maaf mas saya hanya sekedar ingin menghibur hati mas yang sedang gundah gulana.

    Salam damai penuh cinta di dalam Rahmat dan Ridho Allah SWT.

  3. Alhmdulillah…ternyata saya masih bisa mengakses gprs disisa pulsa saya yang terakhir.

    Terimakasih atas perhatian sahabat semua…,mohon maaf jika saya harus absen untuk menjawab beberapa pertanyaan dan juga berkunjung keblog para sahabat.

    InsyaAllah…saya tidak akan patah semangat dan mencoba mencari solusi yang terbaik.Begitu juga IFB tetap akan berjalan terus karena juga dikelola oleh sahabat saya.

    Doakan saya sahabat…

    Ass.Wr.Wb..

  4. nggak apa2 saya tidak dikunjungi.. saya justru lebih berharap kunjungan do’anya dan saya juga akan selalu berdo’a untuk mas gusti semoga Allah memberi jalan terbaik..

    saya nggak bisa memberi saran karena, saya sendiri pun masih bingung dengan kehidupan saya…

    intinya saling mendo’akan aja ya mas..

    “Waman Yataqillaha ya’allahu mahraja”
    Barang siapa bertakwa pada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar..

    amin

  5. wah….sebuah dilema.
    tapi hidup harus terus berlanjut…
    keep spirit

  6. Sabar Mas, semua keinginan pasti akan ada jawabannya. Memang lingkungan kerja mempengaruhi kepuasan kita bahkan mengalahkan jumlah uang yang didapat berapa pun nominalnya…. lebih enak bila kita bekerja di lingkungan yang kita sukai walau dengan penghasilan yang kecil namun membuat kita nyaman dan senang dalam menjalaninya.

    Semoga mas diberikan jalan yang terbaik olehNya…..

    Sukses ya Mas dan salam buat keluarga……

  7. Terkadang susah mengkondisikan “bagaiamana jika saya ada di posisi anda boss” tapi saya tetap punya sedikit saran walo ini juga belum tentu baik untukmu boss…mungkin seperti ini

    1. Selama masih ada pekerjaan yg bisa di andalkan jangan pernah berhenti dulu, kecuali kita sudah punya cadangan pekerjaan lain

    2. Kumpulkan dana untuk modal membuka usaha yg dekat dengan keluarga (bisa bisnis Franchise , warnet , counter Hp , dll pilih yang belum terlalu booming tapi marketnya banyak…suruh kelola orang lain bisa saudara atau kita gaji orang )

    3. Saat bisnis kita sudah berkembang dan besar….baru kita memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan yg jauh dari keluarga seperti yang anda alami boss

    Gimana…?ada yg cocok dengan saran saya ?🙂

  8. iya pak, buka usaha aja.
    kan bisa ngumpul sama anak istri, lagian kalau buka usaha sendiri gak ada yang ngatur kan…
    untuk koneksi internet pakai indosat aja, lebih stabil dan lebih murah

  9. Astagfirullah…. bener2 dilema., ika mengerti kegundahan ini.

    bpk gusti dana yang bener2 ika hormatiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnn n ika sayangii ???🙂 ika berdo’a semoga bpk n klrg sllu dilindungi Allah SWT dan mendapatkan yang terbaik.

    bukankah bekerja demi anak dan istri adalah salah satu bentuk JIHAT, ika sarankan bpk solat istikharoh aja pak??? yah??? minta petunjuk dari Nya keputusan apa yang terbaik. Isya Allah. ALLAH ALWAYS WITH U.

    Tetep SMILE spt postingan TERSENYUM🙂🙂

    ika yakin bpk q yang atu ini pasti bisa melewatinya… karena cobaan dan dilema yg lebih besar dari ini aja beliau sanggup menghadapinya😀
    SEMANGAT!!!

  10. Emang sangat sulit kalo harus memlh antara pekerjaan atau keluarga…

  11. gapapa koq pak,,nyante ajah,,hhe,,

    salam kenal,,

  12. Sobat
    Tetap semangat

    Dilema kan datang
    Tapi dengan itu kita kan matang

  13. bang, impian abang tuk melihat wajah blue kan jadi kenyataan tetapi jangan di jadikan salah satu dilema tuk pada akhirnya….hehehe
    bachtiar.fakih@gmail.com
    selamat sore juga,bang
    aku baik baik saja
    salam hangat selalu
    aku tunggu………………..

  14. Tapi.. semangat untuk nge-blogg-nya patut di contih.. hmm.. keep struggle…

    Salam silaturahim…😉

  15. met akhir pekan ya,bang
    selalu ceria malam ini
    salam hangat selalu

  16. Waduh
    Masa’ Telkomsel jaringannya gak kuat ampe sana
    Di iklan katanya sinyal bagus dimana-mana
    Waduh2
    Gak berani coba-coba deh
    Btw Lam knal

  17. Saya dilema saat menggunaka Xplore. Tiap bulan bayar tagihan, eh malah datang kreditor minta bayar tagihan untuk tiga bulan kebelakang. Di pikir saya tukang nunggak apa?

  18. kalau aq kagak mau dilema…
    aq mau makan ajah….hehehe……….
    boleh knalan bro……
    bolehkan

  19. Tetap semangat mas….

    kalau menurut mas itu keputusan yang terbaik, nggak masalah, kalau menurut saya keluarga lebih penting, semoga nanti cepat dapat pengganti kerjaan yang lama yang lebih dekat dengan keluarga🙂

  20. Terimakasih atas saran dan dukungan sahabat semua…saya sangat terharu:'(

  21. saya saranin langsung pindah ke biznet aja mas…

    cuma negor n ade post baru di blog ane

  22. tetep semangat bro……..
    u are not alone..
    hehehe

  23. ganbatte!!!

    [mau ngasih saran, tapi takut sok tau :)]

  24. hebat sekali, dite
    ngah hutan seperti itu, mas masih ngeblog… saya teringat cerpen yg diceritakan ibu saya tentang seorang pekerja lepas pantai yg hidup ditengah laut, terputus dari dunia luar, dan hanya hidup bersama akses internetnya… betapa sepinya dan betapa kerasnya ia berjuang…
    wah, sy ga bisa kasih saran mas, tapi mudah2n ceritanya bisa kasih semangat dana motivasi…^^

  25. maju terus bli….hidup memang penuh dilema..

  26. PULANG SEGERA….
    Rejeki bisa didapat di mana saja, tetapi kebahagiaan keluarga hanya bisa dirasakan sepenuhnya jika selalu bersama…
    PULANG SEGERA…
    Banyak keluarga hacur dan bubar tanpa kendali (terutama anak) karena kedua orang tua, dengan alasan apapun, berjauhan dan terbatas dalam berkomunikasi….
    PULANG SEGERA…
    Apa arti uang jika tidak bisa mendatangkan ketenangan? Bingung cari kerja? InsyaAllah kalau mau bercucur keringat, berpikir smart, di mana saja uang/penghasilan dan penghidupan bisa didapat…
    Saya berkali-kali keluar masuk kerja di sejumlah perusahaan, bisa menarik kesimpulan bahwa jadilah buruh sekaligus majikan untuk diri sendiri.
    PULANG SEGERA…
    Saya banyak alternatif pekerjaan untuk Om Dana…

    Untuk para blogger mjuda yang belum pernah bekerja gabung di blog saya kalau pengin Curhat tentang pekerjaan. Jangan sampai Anda2 terjebak dalam menentukan pilihan kerja.
    Blog saya memang blog soal burung, tetapi di sana juga ada halaman untuk Curhat tentang apa saja, termasuk masalah mencari kerja.

    Salam..

    Terimakasih pak Duto…InsyaAllah saya kesana;-)

  27. jauh dari orang yang disayangi bukanlah hal mudah. tapi orang bijak bilang, di balik setiap kejadian ada hikmahnya

  28. kalau saya malah mendukung mas Dana buat mengundurkan diri😀 dan mencari pekerjaan yang lebih nyaman. Tapi tentu dengan catatan, ada cadangan budget yang bisa diandalkan selama masa pencarian. Bisa juga kan nanti disambil2 bisnis online, potensi mas Dana bagus untuk bisnis online juga

    Semoga dilemanya bisa segera dapat solusi yah🙂

    sahabatmu
    (meski jarang silaturahim ke sini)

  29. Ikuti kata hatimu,….
    Rezeki itu ada di mana saja, bukankah Allah menghamparkan buminya yang luas supaya manusia bisa mencari rezeki dimanapun. Yakinlah bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan kita. bahkan, seekor semut kecil pun mendapatkan rezekinya. Rezeki itu tidak akan pernah salah alamat. Dengan berbekal doa sebagai senjata seorang muslim, insyaallah Allah akan selalu menolong kita. Keluarga itu tidak dapat dinilai dengan uang.
    Hapuskan segala kekhawatiran hati dan tetapkan lah langkahmu.

    so dont worry be happy, mas Dana.
    salam kenal dari ainy.
    klu sempet kunjungi: http://www.nursarifahainy.co.cc

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: